Apa Itu TKA SD? Panduan Lengkap untuk Orang Tua Siswa Kelas 6
Banyak orang tua mulai mendengar istilah TKA ketika anaknya naik ke kelas 6 SD. Apa sebenarnya TKA, apakah wajib, dan bagaimana cara menyiapkannya tanpa membuat anak tertekan? Artikel ini merangkum hal-hal penting yang perlu Anda ketahui.
Apa itu TKA?
TKA adalah singkatan dari Tes Kemampuan Akademik, asesmen yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mengukur capaian akademik murid secara terstandar. Berbeda dengan Ujian Nasional di masa lalu, TKA tidak menentukan kelulusan. Kelulusan tetap ditentukan oleh satuan pendidikan masing-masing.
Lalu untuk apa ikut TKA? Hasil TKA memberi gambaran objektif tentang kemampuan anak yang bisa dibandingkan secara nasional. Hasil ini dapat dipakai sebagai salah satu pertimbangan dalam seleksi jenjang berikutnya, misalnya pada jalur prestasi saat penerimaan murid baru SMP, sesuai kebijakan daerah masing-masing.
Siapa yang mengikuti TKA SD?
TKA jenjang SD ditujukan bagi murid kelas 6 SD/MI dan yang sederajat. Pelaksanaannya diatur oleh pemerintah pusat dan daerah, sehingga jadwal persisnya bisa berbeda dari tahun ke tahun. Sekolah biasanya akan mengumumkan pendaftaran dan jadwal tes kepada orang tua.
Tips: selalu cek pengumuman resmi dari sekolah dan dinas pendidikan setempat, karena kebijakan teknis TKA dapat diperbarui setiap tahun ajaran.
Materi apa saja yang diujikan?
Untuk jenjang SD, TKA berfokus pada dua kemampuan dasar:
- Matematika: bilangan dan operasi hitung, pecahan dan desimal, KPK dan FPB, pengukuran, bangun datar dan bangun ruang, serta pengolahan data sederhana.
- Bahasa Indonesia: memahami isi bacaan, menentukan gagasan pokok, menarik kesimpulan, memahami kosakata dalam konteks, dan menilai informasi dari teks.
Meski begitu, IPA dan IPS tetap penting dipelajari di kelas 6 karena muncul pada ujian sekolah dan sering dipakai dalam tes masuk SMP swasta maupun sekolah unggulan. Karena itu SimTKA SD menyediakan latihan untuk Matematika, Bahasa Indonesia, IPA, dan IPS sekaligus.
Seperti apa bentuk soalnya?
TKA dikerjakan berbasis komputer. Bentuk soal tidak hanya pilihan ganda biasa. Anak juga bisa bertemu soal pilihan ganda kompleks (lebih dari satu jawaban benar), soal benar atau salah, dan soal menjodohkan. Banyak soal disajikan dalam bentuk soal cerita dan bacaan yang menuntut anak bernalar, bukan sekadar menghafal rumus.
Inilah sebabnya latihan yang paling efektif adalah latihan yang:
- Mirip suasana tes sungguhan, yaitu dikerjakan di layar dengan batas waktu.
- Disertai pembahasan, agar anak paham alasan di balik jawaban yang benar.
- Dilakukan rutin dalam porsi kecil, bukan dikebut menjelang hari tes.
Bagaimana orang tua bisa membantu?
Peran orang tua bukan menjadi guru les, melainkan pendamping. Beberapa hal sederhana yang terbukti membantu:
- Buat rutinitas belajar singkat, misalnya 30 sampai 45 menit setiap hari sepulang sekolah.
- Pantau perkembangan, bukan hanya nilai. Perhatikan topik mana yang sering salah, lalu ulangi topik itu.
- Biasakan membaca. Kemampuan literasi menentukan keberhasilan di semua mata pelajaran, termasuk soal cerita Matematika.
- Jaga suasana tetap positif. Anak yang merasa aman lebih mudah fokus daripada anak yang takut dimarahi.
Mulai dari mana?
Langkah pertama yang paling mudah adalah mengetahui posisi anak saat ini. Coba satu sesi simulasi lengkap, lihat skornya per mata pelajaran, lalu susun jadwal belajar berdasarkan topik yang masih lemah. Panduan jadwal belajar 8 minggu bisa Anda baca di artikel Jadwal Belajar 8 Minggu Menjelang TKA.
Di SimTKA SD, anak bisa berlatih dengan ribuan soal lengkap dengan pembahasan, mode CAT yang mirip ujian berbasis komputer, serta rapor yang bisa dipantau orang tua. Daftar sekarang dan mulai latihan pertama hari ini.